Minggu, 16 Februari 2020

Materi IF

IF Sederhana

Dalam penjelasannya, if adalah sebuah struktur pemilihan yang digunakan untuk mengeksekusi sebuah kondisi. Dalam kaidahnya sederhananya, if berarti sebuah kondisi "jika" sebuah kondisi bernilai benar, maka program1 yang akan mengeksekusinya. Namun jika salah, kondisi akan diabaikan. 



Contohnya program memunculkan pesan "bilangan genap" jika kondisi yang kita berikan pada inputan keyboard yang merupakan bilangan genap atau tidaknya. Untuk algoritmanya, kita bisa menggunakan operator sisa bagi=2 sehingga kondisinya adalah hasil dari sisa bagi tersebut. Berikut codingannya :
#include <iostream>
using namespace std;

int main (){
    int x, s;
 
    cout << "Masukan bilangan bulat : ";
    cin >> x;
    s= x % 2;
 
    if (s==0){
        cout << "Bilangan tersebut genap";
    }
}

If Else 2 Penyataan (benar dan salah)

If Else adalah menjalankan kondisi dengan 2 pernyataan yang berbeda. Jika if sederhana sebelumnya hanya melakukan pernyataan jika kondisi benar namun akan diabaikan jika kondisi salah. Namun pada if else 2 kondisi kondisi salah tidak diabaikan tapi di berikan pernyataan juga.

Berikut contoh program yang menggunakan if else, mengidentifikasi nilai inputan suatu nilai ujian. Jika nilai ujian lebih besar atau sama dengan 60 maka akan diberikan pesan "lulus". Namun, jika tidak akan akan diberikan pesan "tidak lulus".


#include <iostream>
using namespace std;

int main (){
    int nilai;
 
    cout << "Masukan nilai : ";
    cin >> nilai;
 
    if (nilai >= 60){
        cout << "Lulus";
    }
    else {
        cout << "Tidak Lulus";
    }
}

IF Else Lebih Dari 1 Kondisi

If else juga dapat digunakan untuk melakukan pengecekkan kondisi lebih dari satu. Hal ini biasanya digunakan untuk melakukan listing kondisi lainnya jika ingin melibatkan lebih dari satu kondisi. Penggunaan jenis if else ini digunakan jika kondisi satu salah, maka akan di lemparkan ke kondisi kedua (else if), jika salah lagi ke kondisi ketiga (else if) dan seterusnya sampai ke kondisi default (else).

Contoh penggunaan jenis lebih dari 1 kondisi ini adalah pemberian nilai huruf di setiap nilai angka yang didapatkan. Semisal : 
  • jika mendapat nilai lebih dari atau sama dengan 90 maka skor A
  • jika mendapat nilai lebih dari atau sama dengan 70 maka skor B
  • jika mendapat nilai lebih dari atau sama dengan 60 maka skor C
  • jika mendapat nilai lebih dari atau sama dengan 50 maka skor D
#include <iostream>
using namespace std;

int main (){
    int Nilai;
    char skor;
 
    cout << "Masukan Nilai Ujian : ";
    cin >> Nilai;
 
    if (NilaiUjian >= 90){
         skor='A';
    }
    else if (NilaiUjian >= 70){
        skor='B';
    }
    else if (NilaiUjian >= 60){
        skor='C';
    }
    else if (NilaiUjian >= 50){
        skor='D';
    }
    else{
        skor='E';
    }
    cout<<"Skor : " << skor << endl;
}


Tidak ada komentar:

Posting Komentar